Selasa, 26 Juli 2016

Unduh Video Langsung di Opera Mini untuk Android!

Equity World

Equity World - Melaluli rilis Opera Mini untuk Android terbaru, pengguna bisa mengunduh video yang telah diunggah oleh teman-temannya ke media sosial atau platofrm video tanpa perlu memasang aplikasi lain ataupun pergi ke situs lain.

Pertumbuhan konsumsi data video streaming di Indonesia mencapai lebih dari 130 persen. Angka tersebut melampaui rata-rata pertumbuhan global yang sebesar 50 persen saja. Demikian dikutip dari keterangan resmi Opera, Selasa (26/7/2016).

Hal ini jelas membuktikan bahwa Indonesia mendorong konsumsi video daring (online) di dunia. Pengguna ponsel di Indonesia juga diketahui lebih memilih mengunduh video ketimbang harus video streaming yang sama berulang kali. Alasannya, untuk menghindari penggunaan data.

Opera Mini terbaru dibekali fitur pemutar media (media player) bawaan dengan kemampuan mengunduh (download) video langsung ke memori internal ponsel pengguna atau kartu memori. Fitur ini bekerja di berbagai situs sosial media dan layanan berbagi video tanpa memerlukan pemutar media bawaan.

Cara kerja fitur unduh video di Opera Mini terbaru 
Klik "Play" di video
Pilih folder yang diinginkan untuk menyimpan video
Klik "download"
Tonton video kapan pun Anda mau bahkan ketika Anda sedang luring (offline).

Kepada Tekno Liputan6.com, Growth Director of Asia, Opera, Ivollex Hodiny menuturkan, "Indonesia adalah pasar Opera Mini nomor dua di dunia. Karena itu kami bekerja keras untuk dapat membantu para pengguna kami menikmati konten favorit mereka. Kami ingin menawarkan pengalaman berselancar (browsing) terbaik dan termudah bagi para pengguna kami."

Dengan makin banyaknya penduduk Indonesia yang dapat mengakses internet melalui ponsel, menurut Ivollex, mereka juga akan makin menikmati video daring. 

"Kita semua tahu bahwa streaming bisa sangat mahal dan sering kali kita tidak memiliki akses data ataupun Wi-Fi. Dengan fitur ini, Anda bisa dengan mudah menonton video berulang-ulang kali bahkan ketika Anda sedang offline," kata Ivollex.

Untuk diketahui, merujuk pada laporan Iron Source, Opera Mini merupakan salah satu dari sepuluh aplikasi dengan pertumbuhan tercepat (50-100 juta unduhan) di dunia di Google Play. 

(Why/Ysl Equity World)

Inikah Wujud Generasi Penerus iPad Layar Jumbo?


Equity World - Apple sepertinya sedang menyiapkan generasi penerus iPad Pro 12,9 inci. Menurut bocoran dari China, pabrikan Cupertino itu bakal memboyong iPad Pro teranyar pada September 2016 mendatang.

Foto prototipe perangkat yang diduga bernama "iPad Pro 2" tersebut sudah beredar di ranah maya. Pembocornya digadang-gadang merupakan pekerja pada pabrik penyuplai komponen Apple di Negeri Tirai Bambu.

Dari foto yang mengemuka, nomor model perangkat teridentifikasi sebagai MH1C2CD/F. Desain itu tak sesuai dengan model iPad keluaran Apple yang sudah-sudah, sebagaimana dilaporkan AppleInsider dan dihimpun KompasTekno, Selasa (26/7/2016).

Akan tetapi, mirip dengan nomor model iPad Pro versi seluler sebelumnya, yakni ML0G2LL/A - ML3N2LL/A.

Ada bocoran spesifikasi yang sudah terkuak bersama foto itu. Salah satunya, iPad Pro teranyar disinyalir menyematkan kapasitas penyimpanan 12 GB. 

Kapasitas demikian bisa dibilang kerdil dibandingkan perangkat-perangkat elektronik lain yang ada di pasaran saat ini. Namun, dianggap cukup untuk kepentingan pengujian sementara. 

Selain soal memori, bocoran juga mengungkap bahwa iPad Pro 2 bakal menjalankan sistem operasi iOS 10. Apple baru saja memperkenalkan sistem operasi tersebut pada ajang WWDC 2016, awal bulan ini, di Auditorium Bill Graham Civic, San Francisco, AS.

Sayangnya cuma dua informasi itu yang terkuak lewat gambar. Apple belum berkomentar apa-apa soal kabar iPad teranyar beserta bocoran spesifikasinya.

Selain soal iPad Pro terbaru, Apple juga kabarnya hendak meluncurkan iPhone seri anyar pada September mendatang.

Jika benar, tampaknya sang raksasa bakal sibuk dalam dua bulan ke depan hingga menutup tahun 2016. Benar atau tidaknya rumor tersebut bisa dipastikan dalam waktu dekat.

Samsung Galaxy S8 dikabarkan berlayar resolusi 4K

Equity World

Equity World Samsung telah memasuki proses pengembangan smartphone generasi terbarunya, Galaxy S8, yang dikabarkan mengusung spesifikasi tinggi termasuk layar beresolusi 4K.

Laman BGR, Rabu, menyebutkan bahwa layar tersebut akan mampu membawa proyek virtual reality (VR) Daydream Google ke level yang lebih tinggi.

Galaxy S8 yang disebut-sebut akan hadir pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2017 itu, juga bertautan dengan teknologi layar 4K 5,5 inci yang belum lama ini didemonstrasikan oleh Samsung.

Selain itu, Samsung saat ini juga menggarap teknologi bernama Bio Blue yang mampu mengurangi cahaya biru pada layar AMOLED Samsung.

Sementara kabar lain dari laman GSM Arena menyebutkan, Galaxy S8 dan S8 edge akan mengusung layar berkualitas UHD dengan resolusi 3840x2160 piksel.

Galaxy S8 edge dikabarkan hadir dengan layar lebih besar 5,5 inci dan S8 menggunakan layar lebih kecil.

(ss, Equity World)

Infinix Hot S dan Hot S Pro Resmi Rilis di Indonesia

Equity World

Equity World - Infinix Indonesia meluncurkan smartphone seri Hot terbarunya bernama Infinix Hot S. Masuk dalam kategori entry level, seri X521 itu berbodi full metal dengan desain premium dan dirancang bagi mereka yang ingin tampil beda, penuh gaya, dan berjiwa muda.

Seperti dilansir Liputan6.com, Selasa (26/7/2016), Country Manager Infinix, Indonesia Marcia Sun, mengatakan fitur untuk mobile phone di Indonesia adalah fingerprint, selfie camera, dan metal body.

Sementara itu, Managing Director Infinix Mobility, Benjamin Jiang, menyebut pasar smartphone terbaru kelas menegah di Indonesia kini tak hanya bersaing dari segi spesifikasi tetapi juga desain yang menarik.

Melihat persaingan yang begitu ketat, Infinix berusaha menyajikan produk yang memiliki tiga fitur favorit pengguna di Indonesia. “Kami berusaha menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan Infinix Hot S yang memiliki fitur dan cita rasa kelas atas namun dengan harga yang terjangkau dan dikhususkan untuk pasar menengah ke bawah,” ujar Benjamin saat meluncurkan Infinix Hot S di Jakarta.

Ben, sapaan Benjamin, mengatakan smartphone terbaru Infinix Hot S memiliki bodi metal dan dilengkapi dengan sensor sidik jari. Diklaim memiliki keunggulan di bidang selfie, Hot S menghadirkan kamera depan dengan sensor 8 MP serta LED flash yang menghasilkan foto cerah dan warna natural.

Sebagaimana dilansir Detik, Selasa, di balik kemampuan itu, kamera depan smartphone terbaru Infinix Hot S mengusung ukuran sensor 1/3,06″ dan bukaan f/2.2.

Fitur Phase Detection Auto Focus (PDAF) dan hadirnya lampu flash LED juga jadi kelebihan yang ditawarkan kamera depan ponsel ini. Berkat kelebihan tersebut, selfie menggunakan smartphone terbaru Infinix Hot S diklaim mampu menyodorkan hasil ciamik meski dalam kondisi minim cahaya.

Fitur pemindai sidik jari juga tak sekadar berfungsi untuk membuka layar di smartphone terbaru Infinix Hot S. Pengguna juga bisa memanfaatkan pemindai sidik jari untuk mengambil foto selfie.

Oh iya, posisi pemindai sidik jari smartphone terbaru Infinix Hot S ada di bodi belakang, sehingga mengambil selfie memang menjadi lebih nyaman ketimbang menekan di layar depan.Bagian belakang yang juga jadi pemindai sidik jari di Infinix Hot S.

“Kamera depan 8 MP dengan lampu flash LED akan mampu menghasilkan foto yang cerah. Penempatan pemindai sidik jari di bagian belakang ponsel memudahkan pengguna mengambil selfie, bahkan wefie karena kamera depan Hot S juga dibekali fitur wide angle hingga 120 derajat,” tambah Marcia Sun.

Sekadar informasi, smartphone terbaru Infinix Hot S yang hadir di Indonesia terdiri dari dua varian, yakni Hot S dan Hot S Pro. “Perbedaan keduanya ada pada luas RAM. Untuk Hot S punya RAM berkapasitas 2 GB. Sedangkan varian lainnya adalah Hot S Plus yang dibekali dengan RAM 3 GB,” kata Ben.

Untuk harga, sesuai janjinya Ben menawarkan harga yang cukup terjangkau, yakni Rp1,74 juta untuk varian RAM 2 GB dan Rp2,19 juta untuk varian RAM 3 GB. “Untuk Hot S varian 2 GB dijual khusus online di Lazada Indonesia mulai Agustus mendatang. Sedangkan Hot S Pro varian 3GB dijual offline sekitar dua pekan setelah penjualan Hot S 2 GB,” ujar Marcia.

Bersamaan dengan peluncuran Infinix seri Hot S, Infinix Indonesia juga meluncurkan sistem operasi Infinix, X OS yang berbasis Android Marshmallow. “OS ini merupakan pengembangan terkini dari X UI dengan basis Android Marshmallow. X OS memiliki tampilan yang lebih bergaya, ringkas, dan ringan dengan beragam tema Xtheme yang sesuai dengan tren,” kata Ben menjelaskan.

(ss, Equity World)

BlackBerry DTEK50 Diklaim Android Teraman Sejagat

 Equity World

Equity World - BlackBerry akhirnya merilis ponsel Android keduanya setelah akhir tahun lalu meluncurkan BlackBerry Priv. Dinamakan sebagai DTEK50, perangkat ini diklaim ponsel Android teraman di dunia dan harganya tak terlampau mahal.

Sebenarnya, DTEK50 adalah buatan Alcatel, tepatnya handset Idol 4 yang diberi merek BlackBerry. Namun tentu saja BlackBerry membenamkan software dan fitur-fiturnya sendiri.

Dilengkapi Android Marshmallow 6.0, DTEK50 diklaim menggabungkan keamanan, privasi dan produktivitas Blackberry dengan pengalaman Android dalam desain all-touch, pada titik harga terjangkau bagi konsumen dan ideal untuk penggunaan di perusahaan.

"Kami menjaga privasi pelanggan dengan sangat serius. Itu sebabnya kami sangat gembira dengan semua keamanan dan fungsionalitas yang dibangun di smartphone Android terbaru kami," ujar Ralph Pini, Chief Operating Officer and General Manager, Devices, BlackBerry dalam keterangannya.

"DTEK50 menggabungkan keamanan yang unik dan fitur konektivitas yang dikenal pada Blackberry, dengan ekosistem Android yang kaya," tambahnya.

Seperti apa spesifikasinya? Persis Alcatel Idol 4, handset ini punya layar 5,2 inch resolusi 1080p dengan jeroan Qualcomm Snapdragon 617 dipadu RAM 3 GB. Sedangkan memori internalnya 16 GB. Sektor kamera utama 13 megapixel dan kamera depan 8 megapixel. Kemudian baterainya 2.610 mAh.

DTEK50 diklaim dirancang untuk memenuhi kebutuhan keamanan dan privasi. Misalnya mengenkripsi semua informasi pengguna, termasuk data penting bisnis dan data pribadi seperti foto, video dan kontak. Perlindungan malware juga tertanam bersama dengan kemampuan back-up, wipe dan restore.

Mulai hari ini, DTEK50 sudah tersedia untuk pre-order di ShopBlackBerry.com di AS, Kanada, Inggris, Perancis, Jerman, Spanyol, Italia dan Belanda seharga USD 299 atau di kisaran Rp 4 juta. Belum ada informasi apakah akan masuk Indonesia. Namun sudah disebutkan kalau minggu-minggu mendatang DTEK50 akan edar ke seluruh dunia.

(fyk/ash Equity World)

Senin, 25 Juli 2016

Menkes Akan Terus Buka Posko Vaksin sampai Masyarakat Tenang

Equityworld Futures - Menteri Kesehatan Nila Moeloek meminta, masyarakat tetap tenang menghadapi kasus vaksin palsu. Pemerintah akan terus melakukan vaksin ulang anak-anak yang sebelumnya diduga mendapat vaksin palsu.

"Kita buka terus sampai merasa tenang dan tertolong," kata Nila di Kantor Kementerian Koordinator bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Selasa (26/7/2016).

Sejauh ini, kata Nilla, sudah 536 anak yang telah divaksinasi ulang. Ia memastikan, vaksinasi tersebut aman, sebab menggunakan takaran dosis yang telah ditentukan Ikatan Dokter Anak Indonesia.

"Ini akan terus menerus (dilakukan). Jadi yang divaksinasi mereka yang setelah diperiksa dan dinyatakan mereka tidak (imun)," kata dia.

Sementara itu, terkait dugaan pelanggaran pidana di dalam kasus vaksin palsu, Menkes menyerahkan sepenuhnya kepada Bareskrim Polri. Ia meminta, agar Polri tak hanya mengusut kasus vaksin palsu saja.

"Mungkin bukan hanya vaksin, juga obat. Biar mereka lakukan penyelidikan," kata dia.

(ss, Equityworld Futures)

Ini Enam Layanan Publik di DKI yang Banyak Dikeluhkan

Equityworld Futures

Equityworld Futures - Lembaga Negara Pengawas Pelayanan Publik, Ombudsman Republik Indonesia, siang ini mengundang sejumlah pejabat Pemprov DKI Jakarta untuk menyampaikan keluhan berbagai pelayanan publik di Jakarta.

Pimpinan Ombudsman RI Ahmad Alamsyah Saragih menyampaikan, enam fokus pelayanan merupakan hasil investigasi pada April 2016 lalu. Dalam temuan yang disebut Jakarta on the Spot itu, Ombudsman menemukan aneka potensi penyimpangan pelayanan publik yang menjurus maladministrasi, paling banyak didominasi sektor transportasi.

Dalam pelayanan TransJakarta, misalnya, banyak ditemukan jembatan penyeberangan tanpa CCTV, tidak adanya toilet di halte, serta sarana yang belum ramah disabilitas.

"Di CFD juga minim pembuangan sampah dan ketersediaan toilet portable," kata Alamsyah.

Selain itu, kritik dalam sektor transportasi juga ditujukan bagi uji kendaraan bermotor (kir). Masih ditemukan calo yang bebas menawarkan jasa meloloskan uji kir melalui 'orang dalam'.

Dalam penataan kota dan pembangunan, Ombudsman juga menyoroti mangkraknya pembangunan SMPN 164 di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Di Jakarta Selatan, tata ruang di Kemang juga disebut sudah banyak beralih fungsi.

"Ini mau dibiarkan RTRW mengikuti Kemang atau mau ditertibkan," ujar Alamsyah.

Di Jakarta Utara, relokasi Pasar Ikan juga diminta mengikuti Peraturan Menteri PUPR tetang Peningkatan Kualitas Pemukiman Kumuh. Ombudsman mencatat masih ada 363 KK yang belum tertampung di rusun sehingga tinggal seadanya di sisa puing dan perahu.

"Masih terdapat tindakan represif yang dilakukan oleh anggota Kepolisian, TNI, dan Satpol PP dalam proses penggusuran lahan," kata Alamsyah.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyambut baik temuan dan rekomendasi dari Ombudsman. Djarot berjanji seluruh jajarannya akan menindaklanjuti temuan ini. Sebab, pemerintah memang memiliki fungsi utama sebagai pelayan masyarakat.

"Namun dengan berbagai macam kepentingan, sistem, nilai, dan perilaku yang bervariasi, maka tentu saja kami selalu ada komplain di masyarakat. Tidak bisa kami memenuhi keluhan mereka 100 persen," ujar Djarot.